|
Sunday, 08 June 2008 07:25 |
|
pada setiap ego yang kau pendam berbuah seribu penyesalan pada setiap asa yang kau rasa bermakna sejuta kekecewaan dan pada setiap tanah yang kau pijak menabur benih benih kemarahan ketika kau sadari menyangsikan satu cinta
telah kau duakan janji suci dan kau hianati sebuah ketulusan kaupun rindukan kembali bulan tangisi bunga yang telah lama mati kau puja puja malam bahkan bintang
hingga air mata menoreh luka di pipi dan setiap tarikan nafas menyesakan dada bahkan langkahmu pun tertatih tatih mengejar fatamorgana kasat mata renungmu tak lagi terang tapi kelam rayumu tak lagi manis tapi basi dan tatapmu hanya membuka luka lama hingga kau sadari mimpi itu telah lama pergi tak ada lagi persimpangan tuk dipilih takkan kembali aroma penyejuk hati akhir cerita yang tak semestinya tingalah renta menggeroti mimpi dan lelahnya tatapan yang kian redup dengan segala gamang, gelisah, hampa dan sayatan lantunan tembang penyesalan aku... hanya bisa bisikan selamat datang dikenyataan
|